Riauaktual.com - Pasangan calon gubernur Riau nomor 1, Syamsuar - Edy Natar Nasution mendapat urutan pertama juga di hati masyarakat Riau khususnya dari Suku Jawa. Sehingga 10 kelompok, ikatan dan Paguyuban masyarakat suku Jawa menyatakan sikap memenangkannya di Pilkada Riau 2018.
Alasan masyarakat suku Jawa di Riau ini memilih nomor 1, karena pasangan ini dinilai sangat merangkul semua suku dan agama yang ada di Riau tanpa membeda-bedakannya. Sehingga di mana tempat mereka menjabat tugas, masyarakatnya hidup berdampingan dengan damai dan tentram.
"Di Kabupaten Siak, pak Syamsuar sudah membukti dirinya berlaku adil dengan masyarakat tanpa memandang suku. Begitu juga pak Edy sebagai Danrem dulunya tidak pernah ingin masyarakat terpecah belah karena sukuisme dan perbedaan agama," sebut Ketua Tim Gotong Royong SAE Provinsi Riau, Asbin Wibowo.
Selanjutnya, gelar kehormatan dari Keraton Surakarta Hadiningrat, Solo, Susuhunan PB XIII kepada Bupati Siak, Syamsuar membuat masyarakat suku jawa semakin yakin bahwa Syamsuar merupakan pilihan yang tepat memimpin Riau.
Syamsuar diberi gelar Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Drs H Syamsuar Darmodipuro. Gelar itu otomatis membuat nama Syamsuar tercatat sebagai kerabat Keraton Surakarta Hadiningrat.
"Wajar saja jika masyarakat Jawa sangat menghormatinya karena tidak mudah mendapatkan gelar tersebut apalagi yang bukan keturunan Jawa. Tidak ada alasan lagi untuk tidak memilih nomor 1 pada tanggal 27 Juni nanti," katanya lagi.
Kampanye dialogis Syamsuar dengan masyarakat Jawa kali ini berlangsung di Pendopo Joglo milik Tugimin, Jalan Delima, Tampan, Pekanbaru ini juga terlihat ramai yang hadir. Undangan disajikan hidangan berbuka puasa berbagai menu pilihan.
Di penghujung acara, perwakilan kelompok, ikatan dan paguyuban masyarakat suku Jawa berdiri tepat di depan Syamsuar sambil membacakan Pernyataan Sikap yang isinya sebagai berikut :
PERNYATAAN SIKAP