Foto Mediana Farolasara.

BENGKALIS - Sebagai Ketua DPRD Bengkalis Abdul Kadir S,Ag periode sisa masa jabatan 2014-2019 dari Partai Amanat Nasional (PAN) tetap berpegang teguh kepada keyakinan yang maha Esa. Selain itu juga pria yang akrab disapa Kadir ini tidak melupakan orang tua dan keluarga yang menjadikan semangat dalam menuntut karir di dunia politik.

Abdul Kadir lahir di desa Pangkalan Nyirih Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis pada tanggal 18 Agustus 1969, dari 11 orang bersaudara ia merupakan anak ke tujuh dari pasangan Abdul Rahman (almarhum) dan Maimunah.

Dalam perjalan karirnya di dunia politik dari tahun 2004 tidak semulus yang ia bayangkan, tetapi berkat doa dan dukungan orang tua serta istri dan anaknya, jabatan sebagai Ketua DPRD Bengkalis bisa dipercayakan kepada dirinya dari Partai berlambang matahari ini.

"Saya dalam berbagai hal termasuk meniti karir didunia politik tidak pernah melupakan orang tua dan keluarga, karena doa orang tua kunci keberhasilan saya selama ini dan juga dukungan dari Istri tercinta," ungkap Abdul Kadir.

Siapa yang akan menyangka untuk terjun kedunia politik, Abdul Kadir nekad memutuskan dirinya mundur dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), padahal sudah 8 tahun dilakoninya. Satu tekadnya kala itu, ingin menjadi anggota DPRD Bengkalis dan berbuat lebih untuk masyarakat kampung halamannya.

Perjalanan yang dilewatinya tidaklah mudah dan segampang yang dibayangkan, tahun 2004 ia pertama kali bergabung dengan Partai Golkar dan waktu itu impiannya untuk bertarung di Pemilu Legislatif harus terhenti karena ada sesuatu hal yang ia lupakan yakni surat pengunduran dirinya dari PNS belum ia buat dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terpaksa mencoret daftar namanya dari calon legislatif.

"Memang untuk berkecimpung di dunia politik saya nekad mengundurkan diri dari PNS, tetapi saat pencalonan pertama pada Pemilu legislatif pada tahun 2004 sempat tidak diterima dan dicoret oleh KPU karena surat pengunduran diri dari PNS belum saya kantongi," ungkap pria bermata sipit ini.

Selain itu Abdul Kadir S.Ag sebagai ketua PRD Bengkalis, lembaga wakil rakyat di Negeri Junjungan Kabupaten Bengkalis dipimpin oleh tiga Wakil Ketua yang berasal dari tiga partai, sesuai hasil pemilihan umum legislatif tahun 2014. Ketiga unsur Wakil ketua DPRD Bengkalis tersebut adalah H.Indra Gunawan Eng, PhD dari Partai Golongan karya (Golkar), Zulhelmi SHI dari partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Kaderismanto dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI.P).

Ketiganya merupakan nahkoda bersama Abdul kadir yang baru dilantik dua bulan lalu sebagai Ketua Definitif menggantikan Heru Wahyudi, dalam mengawal serta memperjuangkan aspirasi masyarakat di Kabupaten Bengkalis. Dari latar belakang serta pendidikan, ketiga Wakil Ketua Dewan Yang terhormat tersebut berbeda, namun di lembaga legislatif mereka tetap satu visi yaitu memajukan kabupaten Bengkalis dengan memperjuangkan kepentingan masyarakat walau berbeda warna atau partai politik.

Dalam sebuah wawancara ketiganya memaparkan tentang apa yang menjadi buah pemikiran mereka terhadap sejumlah persoalan ataupun harapan untuk kemajuan Negeri Junjungan kedepan sesuai dengan fungsi dan kapasitas mereka di DPRD Bengkalis. Terlihat jelas ketiga pria yang masih enerjik tersebut memiliki kesamaan visi dengan tujuan yang sama juga.

Reporter: Redaksi